Prodi Administrasi Bisnis FISIP UNPAS bersiap menjalani Asesmen Lapangan oleh LAMSPAK pada 3-4 November sebagai langkah strategis memperkuat mutu pendidikan, daya saing lulusan, dan tata kelola perguruan tinggi.
Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (UNPAS) bersiap melaksanakan Asesmen Lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 4 November. Kegiatan ini merupakan tahapan krusial dalam sistem penjaminan mutu eksternal guna memverifikasi dan mengevaluasi secara langsung seluruh dokumen kinerjakelembagaan yang telah diajukan.
Proses akreditasi memiliki arti yang sangat vital bagi sebuah program studi. Bagi Prodi Administrasi Bisnis FISIP UNPAS, asesmen ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan instrumen refleksi dan evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui penjaminan mutu yang terukur, akreditasi memastikan bahwa proses pembelajaran, kurikulum, kualifikasi dosen, fasilitas, hingga kegiatan riset dan pengabdian masyarakat telah memenuhi standar nasional pendidikan tinggi.
Selain meningkatkan kepercayaan publik dan pemangku kepentingan (stakeholders), hasil akreditasi yang optimal berdampak langsung pada daya saing para lulusan. Akreditasi menjadi tolok ukur utama legitimasi kualitas alumni Administrasi Bisnis FISIP UNPAS saat memasuki dunia kerja, baik di sektor pemerintahan, BUMN, swasta, maupun wirausaha. Hal ini juga memperluas peluang kemitraan strategis di tingkat nasional dan internasional.
Dengan mengusung nilai-nilai keislaman dan kesundaan—seperti semangat silih asih, silih asah, silih asuh—seluruh civitas akademika FISIP UNPAS bergotong royong memberikan kinerja terbaik selama proses asesmen. Pimpinan fakultas dan program studi optimistis dapat menunjukkan integritas serta keunggulan tata kelola demi meraih predikat terbaik dari LAMSPAK.